Sabtu, 22 April 2017

reader's told me 53. when i am alone


Ts di kota B

Kalau exibisionist itu suka mempertunjukkan tubuhnya ya?
Ya, saya suka,
cuma ya nggak ngawur kasih tunjuk ke semua orang, apalagi orang asing.
apa ya itu istilahnya. exibisionis nanggung. :-D

Kalau nudis itu nyaman bila telanjang.
kalau saya ini , suka telanjang di rumah, tapi was was kalau ada yang ngintip.
ah..serba nanggung.

bahkan kalau ada suami gitu ya aku ndak berani telanjang trus jalan jalan seenaknya dirumah.

kalau di depan suami, paling CD sama kaos agak gombor. itu juga  ndak tiap hari.

Kalau pas sendiri , nah itu....baru aku suka telanjang, kadang foto foto kayak di internet, habis lihat , tak hapus sendiri. :-D

aneh memang, nanggung iya,... tapi sementara ini, aku menikmatinya.

Ada nggak ya yang kayak aku disini?... ada donk,,,biar ndak merasa aneh sendiri. :-D

Mungkin karena aku dirumah sendiri kalau siang ya....jadi suka aneh aneh.
pergaulanku juga terbatas, maksudnya, dari diriku sendiri memang ndak sukak hang out.
sukanya dirumah, berimajinasi sendiri, :-D.   sakit.:-D

kadang suami pingin quicksex,
dah siap siap berangkat kerja, tiba tiba memeluk aku dari belakang, menciumi leher,
tanda nih.....
kadang doggie, kadang dia minta oral
diruang tamu, kadang dibelakang mobil.

ya pintu jendela terbuka, tapi pagar masih tertutup, jadi aman saja.
memang sensasinya beda,
tapi ya aman saja,,

karena sendiri ya mandi ndak usah tutup pintu, dari kamar mandi ke kamar tidur telanjang ajah.
lama lama jadi kebiasaan, kalau mandi pagi , nunggu suami pergi, baru mandi pintu terbuka
begitu biasanya , kalau mandi dengan pintu tertutup kok malah jadi aneh.

Satukali aku diajak suami ke singapura
sebenarnya urusan pekerjaan, tapi perjalanan dinasnya 2 hari, dia bilang mungkin cukup 1 hari saja selesai, selebihnya bisa dipakai  buat jalan jalan.  Apa ini namanya? korupsi ya?...ssst...cumak kecil kecilan kok.


 ternyata kami berangkat berdua dengan salah seorang temannya, sebut saja namanya rudi, yang juga membawa istrinya.
Baru aku kemudian tahu , ternyata mereka mengajak pasangan itu, ide dari rudi.
Makanya ...aku mikir kok baik banget suamiku ngajak berlibur. :-D

Singkat cerita, saat para suami pergi ke urusan pekerjaan, aku dan atik ( istri rudi ),belanja dan akhirnya  ngobrol di kamar,

 ndak tahu apa karena efek wine, atau memang kami merasa cocok ngobrol, akhirnya kami sangat santai di kamar.
lalu kami nyoba nyoba daleman yang barusan kami beli saat belanja tadi.

 ketawa ketawa, hanya memakai BH dan cd , membuat  kami merasa menjadi muda kembali. :-D

Tiba tiba kamar ada yang mengetuk. Atik mengintip "suami kita"
Bwrgegaa aku berdiri , aku dan atik akhirnya cuma pakai kimono mandi.

Ngobrollah kami berempat diruang tamu.

awalnya kami santai saja..dan sungguh aku menikmati bisa ngobrol rame2. Sesuatu yang jarang aku lakukan karena sering sendiri di rumah.

tapi bagaimanapun, semua harus ada ujungnya.

Suamiku menggandeng aku untuk mengajakku kembali ke kamar kami.

" mau kemana?" Kata rudi

"Kamarlah, bro" kata suamiku

Rudy ketawa2..m

"Bawa aja istriku., istrimu tinggal sini" kata rudi

ketawa kami berempat. Kupikir becanda.

"Aku sih mau aja, bro..tapi apa kamu mau tak tinggali istriku?." Kata suamiku

"Mau aja, asal mbaknya mau" kata rudi.

Suamiku memandang aku sambil senyum.

"Mau, ma?"

Aku bengong ndak tau jawab apa. Tak ada waktu untuk bisa berfikir.

Aku memandang rudi. Ya jelas dia lebih muda dan tampan.
Tapi...

"Kayaknya mau, bro" kata rudi ketawa sambil berdiri menggandeng istrinya...lalu memberikan tangan iatrinya ke suamiku

"Dah...bawa sana. Kembali utuh ya?" Kata rudi

Pintu dibuka dan suamiku sedikit didorong keluar kamar.

Sekian detik aku masih berfikir ini candaan...dan berharap suamiku kembali sambil tertawa tawa.

ternyata tidak.

auasana tiba tiba me jadi asing.tapi aku juga tidam punya keinginan. Bahkan terfikirpun tidak untuk keluar menyusul suamiku.

karena sesaat setelah pintu tertutup...rudi hanya memandangku sambil senyum.

perlahan tangannya meraih pinggangku. Dan me dekatkan mukanya kemukaku.

bibirnya mendekat perlahan ke  bibirku
Bibirnya yang bawah masuk dengan lenbut disela bibirku.
aku...mengikuti saja. Lebih karena naluri, kebingunganku masih membut aku tak bisa atau belum bisa menikmati apa apa..

perlahan tangan rudy bergerak menmbuka tali kimonokum
bahkan sampai disitu aku masih berfimir suamiku akan kembali dan semua hanya candaan. Yang mungkin sedikiylt berbahaya.

tidak juga.

dan lepaslah tali kimonoku.

tangan rudy masuk dan memeluk pinggangku
kulit bertemu kulit.
dan aku mulai merasakan sensasi aneh.

saat rudy mulai melepas bh ku. Aku mulai sadar.
ini permainan yang mungkin sekarang suamiku juga sedang melakukan dg istri rudi.

aku jadi pasrah.

kupejamkan mataku sesaat. Untuk mengendalikan diri.
berfikir bahwa ibi sebuah permainan yang tak mungkin aku berontak.

Tanganku pwrlahan membuka sabuk rudi.

Dan ketika celananya sudah turun.
rudi sendiri yang membuka cd nya.

Aku membuka kimonoku hingga luruh ke lantai.

Yabg kubyangkan hanya suamiku sekarang sedang melakukan hal yang sama.

ada aedikit panas di dada. Tapi sensasi lebih dominan di hatiku.

atas dasar kwadaan itulah alu kemudian perlahan duduk di lantai...mukaku tepat di depan pens rudy.

perlahan kupegang dan ku cium batangnya.
......
alu ikuti semua naluri ku...tak ada yang kulakukan lebih dari yang biasa kulakukan...

termasuk ketika rudy merebahkan aku dengan lembut di ranjang...
Dan menjilat vaginaku dengan irama cepat.

Aku menikmati.

..










Senin, 13 Februari 2017

reader's told me 52. gara gara kartu kredit

SV from somewhere

Kisah ini adalah kisah yang benar-benar aku alami di awal 2017. Perkenalkan nama ku Kevin (29 tahun). Aku memiliki seorang istri yang juga berusia 29 tahun, nama nya Fanny. Kami berpacaran sejak masa kuliah dan menikah di tahun 2015. Aku memiliki sebuah usaha dan menggunakan kartu kredit&KTA (Kredit Tanpa Agunan) sebagai modal usaha. Awalnya semua baik-baik saja sampai pada pertengahan 2016 usaha yang aku jalani menjadi kurang baik karena kondisi ekonomi nasional yang saat itu juga sedang naik-turun.

Tagihan kartu kredit menumpuk dan tidak bisa terbayar dengan tepat waktu. Pihak bank hampir semua menelepon, baik dengan cara yang halus sampai dengan yang kasar, bahkan sampai meneror istri ku. Hal ini membuat istri ku sangat sensitif dan cepat marah ke aku saat itu.

Untung aku memiliki istri yang sangat luar biasa dan pengertian. Secara fisik istriku adalah wanita yang sangat cantik plus sangat seksi. Istri ku memiliki kulit kuning , memiliki dada&bokong yang sangat ideal, cenderung besar untuk payudara nya. Saat itu istriku berusaha menolong aku dengan cara mencarikan pinjaman sementara untuk menutup tagihan kartu kredit ku senilali 50jt.

Istri ku bilang bahwa tidak ada salah nya minta tolong pak Alfred, karena pak Alfred adalah nasabah istri ku sewaktu istri ku masih kerja di sebuah Bank. Pak Alfred berusia 50 tahun-an, memiliki badan yang gemuk, bisa dibilang jelek…tapi aku dengar memiliki banyak istri, dengar-dengar sich 4 istri. Awalnya aku tidak ingin menjalani solusi itu karena aku tau track record nya yang maniak seks dan memiliki banyak istri membuat aku tidak nyaman.

Sampai akhirnya aku berusaha untuk menjajaki dulu diskusi peminjaman sementara ini. Istriku menghubungi istri pak Alfred (sepertinya istri paling muda alias istri ke-4) karena istri kenal dengan istri pak Alfred tersebut. Nama nya Melisa, masih sangat muda, sekitar 24 tahun, dengar-dengar dulu Melisa adalah sekretaris pak Alfred. Hehehee lebih pantas Melisa menjadi anak dari pak Alfred. Body yang langsing, cukup tinggi. Dan pastinya sangat cantik.

Akhirnya Melisa memberikan kami waktu untuk ketemu dengan suaminya di sebuah Hotel. Kami diminta datang jam 21.00 dan diminta nunggu di Lobby Hotel. Jam 20.30 kami (aku&istri ku) sampai di lokasi. Kami menunggu 5 menit sampai akhirnya pak Alfred&istri muda nya-Melisa turun ke Lobby. Sepertinya mereka check in di sebuah kamar yang sudah dipesan di hotel tersebut. Sambutan hangat ditunjukkan mereka berdua (pak Alfred&Melisa) pada awal-awal pembicaraan kami.  Dan kurang lebih pembicaraan tersebut sbb :

Alfred : “Halo ganteng…halo cantik..”
Aku : “malem pak Alfred..”
Fanny : “Malem pak Alfred…”
Fanny-istri ku dan Melisa saling cium pipi….
Alfred : “Gimana..gimana…?ada yang bisa aku bantu?”
Aku : “Jadi gini pak Alfred, sebelumnya saya mohon maaf kalau sesuatu yang saya sampaikan ini…”
Pembicaraan dipotong oleh pak Alfred
Alfred : “Saya kemarin sudah diceritakan istri ku, aku bisa bantu kamu, berapa memang nya angka persisnya?” (pada saat itu pak Alfred sambil melirik ke arah belahan dada istri ku, saat itu istri ku menggunakan pakaian yang belahan dada nya cukup rendah)
Aku : “50jt”
Alfred :”oh itu gampang…saya bisa bantu, tanpa bunga…asal…”
Aku : “asal apa pak Alfred?”
Alfred sambil melihat istrinya Melisa….lalu Melisa mengambilalih pembicaraan dan bilang seperti ini
Melisa : “Jadi gini Kevin, bapak ingin male mini sama-sama menikmati kamar yang sudah dipesan, bapak sudah pesan kamar presiden suite di hotel ini, paham khan maksud ku?”
Aku : “Tolong jelaskan lebih detail!”
Melisa :”Bapak pengen kita semua malam ini melakukan party seks.”
Aku : “Maksudnya?????”
Pak Alfred : “semua terserah kamu Kevin, aku rasa istrimu tidak keberatan…kalau kalian mau, 15 menit lagi tolong naik ke kamar.”. Saat itu pak Alfred meninggalkan aku-Fanny istriku dan Melisa istri muda dia.
Fanny : “sayang, maaf ya jadi kaya gini.”
Aku : “Maksudnya gimana sich Melisa?”
Melisa : “Gini lho…kalian jangan salah paham dulu, suami ku hanya ingin melakukan ini sekali, setelah ini tidak akan ganggu istri km, Kevin…km boleh menikmati aku dan Bapak juga ingin menikmati Fanny, fair khan? Bapak ingin tukar pasangan dengan kalian.”
Aku diam beberapa detik…….jujur aku membayangkan Melisa yang sangat cantik dan masih muda menjadikan aku lebih bergairah.
Aku :”OK”
Fanny : “Kamu yakin nggak masalah?”
Aku : “Aku nggak punya pilihan.”

Setelah di kamar………
Alfred senyum pada saat kami bertiga masuk.
Melisa mematikan lampu agar menjadi remang-remang.
Melisa menarik istriku Fanny ke kamar mandi…lalu aku duduk sebelahan dengan Alfred. Pak Alfred bilang,”Kevin…ayoolah..fun saja kita malem ini, kamu sudah terangsang juga khan liat istri ku?nggak usah malu2…nanti kamu entotin aja, kamu akan lebih menikmati daripada aku nantinya, percaya lah”. Pada saat selesai kata-kata itu keluar dari mulut Alfred, istriku&Melisa keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk….pemandangan yang sungguh luar biasa!!!!Dua wanita cantik yang sangat cantik, sangat seksi….(istri ku jauh lebih berisi sedangkan Melisa memiliki tubuh yang langsing).

Pak Alfred langsung saja menurunkan celana nya sampai Mr.P nya terlihat. Dan pak Alfred blg dengan singkat, “fanny, tolong emut punya ku.”Istriku sempat melihat aku sebentar dan berlutut di depan Alfred. Hal yang tidak aku sangka dari awal adalah, secara fisik pak Alfred pendek dan bertubuh gemuk, ternyata memiliki Mr.P yang sangat besar, sampai2 hanya setengahnya saja yang bisa masuk ke mulut istriku. Pemandangan yang sangat menggairahkan. Pada saat yang bersamaan tentunya aku juga meminta hal yang sama ke Melisa. Erangan-erangan pak Alfred saat dioral istriku benar-benar membuatku tambah bergairah.

Karena mungkin sudah tidak tahan, pak Alfred meminta istriku telentang di ranjang dan dimasukkan ke miss V istriku. Istriku yang awalnya berusaha “tidak terlihat menikmati” justru meracau dan mendapatkan orgasme pertama nya. Setelah orgasme, pak Alfred nampaknya juga akan ejakulasi, dan mencabut Mr.P nya dan mengarahkan pada mulut istriku. Crrrrooooottttt……si tua bangka itu memuntahkan sperma nya di mulut istriku. Saat bersamaan aku ejakulasi di miss V Melisa, hehehehee aku tidak pakai kondom dan aku biarkan saja aku ejakulasi.

Kami ber-4 terkulai lemas dengan banyaknya sperma yang berceceran di seprei. 15 menit kemudian Alfred bilang bahwa ingin melihat aku 3some dengan Fanny&Melisa. Dan banyak hal yang terjadi setelah itu, misal 3some MMF & 3some FFM. Apakah setelah malam itu masih terjadi lagi?hebatnya tidak, itulah “professional nya pak Alfred&Melisa pelaku swinger.”

reader's told me 51.all verry easy (me too)

khr. smd

Membaca reader's told me 50 (RTM 50), gilak ,,,,bener memang. ndak semuanya mengajak itu swing atau fantasy sex lain itu susah.  Istriku termasuk yang mudah saja, kuajak sex yang aneh aneh.....justru susahnya adalah mencari partnernya. :-D

Sejujurnya aku agak takut mencari partner di internet atau di grup , ndak tahu, apa akunya yang berlebihan, ndak tau latar belakangnya, bersih atau ndaknya.
Dan ternyata banyak pula yang abal abal.

Maka ketika aku bilang istriku. " aku ingin liat kamu ml sama laki laki lain" sejujurnya yang kubayangkan adalah teman temanku , yang bisa kupercaya. :-D

Tapi itupun tak mudah.

Ndak mungkin memang aku bilangterus terang ke temanku, eh...ml sama istriku donk. :-D

tapi dari pancingan pancingan, dan saat  kutanya tentang tanggapan dia tentang swinger. rata rata bilang ndak suka. Padahal yang kutanya itu teman yang kutahu diluar sangat brengsek. Punya banyak pacar, selingkuh sana selingkuh sini. begitu kubilang swnger, mereka langsung ndak tertarik. :-D

Padahal istriku, bilang oke aja. Nah kan.....memang ternyata di kehidupan realita, ndak semudah cerita cerita. :

Jadi akhirnya malah aku mikirnya, bagaimana kalau di "trap".
bukan "trap" istriku, tapi "trap" temanku agar mau menggauli istriku....sampai segitu jengkelnya aku karena ndak nemu nemu partner. :-D

Memnag ada temanku, namanya roy.kadang mampir ke rumahku. biasanya kalau ada urusan pekerjaan yang dekat di rumah.
satu kali saat dia main kerumah,. aku bilang istriku untuk pakai kaos tanpa bh ,dan celana pendek agak longgar jadi kalau duduk paha nya kelihatan utuh.  Ya aku tahu temanku itu sesekali lirik lirik ke paha atau dada istri. Tapi ya cuma sampai disitu saja. Ndak berani bilang padaku istrimu seksi apa gimana.

beberapakali begitu sampai lama lama malas sendiri.
Sampai satu kali ketika habis ml dengan istri ku foto istriku yang sedang tiduran trngkurap telanjang. Kukirim ke temenku si roy.

" siapa ini bro? " tanya roy

"Istriku"

"Hah? Serius? Gilak loe"

"Habis puas liat, hapus ya"

"Siyaaaaap....hahahah"

Dah gitu aja...berhari hari aku nunggu ada tanggapan dari roy. Ndak juga dia kasih tanggapan.
Jengkel sendiri aku. Wkwkwk

Lalu kukirim foto saat istriku mengulum penisku...

" wih...ini istrimu bro?" Tanya roy

"Ya....mau?"

"Maksudnya?"

"mau dikulum istriku?"

" stress kamu ya? Wakakkaka"

"Lho kalau mau tak bilang ke dia"

"Ah..ngawur saja. Jangan..wakakkak"

.... gimana sih anak ini... :-D

Pernah juga nyoba trik trik kayak di blog ini. Pas temen menginap, sengaja aku buka sedikit pintu kamar, dan aku ml sama istri, diwaktu dimana kuperkirakan temenku lewat.
berharap dia bisa melihat aku , ml dan bergabung.

eeeh....malah sampai 2 ronde, temenku ndak lewat lewat.,....kampret.... :-D

kalau sama keponakan mungkin bisa.....keponakanku mahasiswa, masih muda, dan ndak jelek jelek amat , kayak oomnya lah... :-D. cuma istri bilangnya.
" jangan sama sodara lah.....ndak enak. bukan soal ml nya....ndak enak aja perasaannya..."

ya dah..ndak mau..masak dipaksa.

tapi aku juga ndak mau sama orang ndak kukenal....kesannya kok ya gimana....


Susah bener  nyari partner tu ternyata....subjectiv memang kalau mau nyari nyaman....

...
satu kali malah temen istri,. cewek.....datanmg ke rumah....nangis nangis.....katanya berantem sama  suami....
ntah bagaimana ceritanya....pokoknya dia akhirnya nginap di rumah...
..
sialnya lagi mereka malah ngobrol di kamar..ampe malam...curhat curhatan.....

Aku sampai ngantuk di sofa, istriu pas keluar bilang..

" dah..tidur dikamar aja pah..."

" lha ada Eni temenmu.."

" Ndak papa, kami ngobrol di karpet kok:"

Ya sudah akhirnya aku tidur diranjang...

ternyata mereka masih ngobrol, terkantuk kantuk, aku lihat paha istriku tersingkap...jadi terangsang

Lalu aku bisik bisik ke istri

" mah...ke dapur benar yuk...aku pingin ml "

Istriku senyum2

Lalu santai dia bilang,. ke Eni

" En.....Sory yak...gue mau dipakek..."

langsung, istri berdiri,, dan memelukku yang lagi tiduran...

kaget juga aku...

Tapi lihat istriku senyum senyum....

wah ini,......

akhirnya aku segera merespon dengan cepat......segera ku lepas baju dan clanaku...dah nggak peduli lagi ada eni disitu.....

Istriku kemudian secara buas mengulum penisku.....aku lihat eny, ia tampak agak kaget juga, tapi ndak keluar kamar.

AKu tak tahu kesepakatan mereka,. atau memang ini berjalan natural saja....

Segera aku arahkan istriku untuk WOT, sambil kuremas remas payudaranya....

Istriku memejamkan mata, tampaknya ia menikmati sensasi nya ini...karena ia jadi kayak overacting dalam gaya dan lenguhannya.....

kami ganti ganti posisi...sampai akhirnya kami orgasme......

terlentang , telanjang....didekat orang lain ,emang sensasional....

ngobrollah kami bertiga....kali ini sambil candaan

Eny tampak nyaman saja meski kami telanjang bulat di dekat dia

Sampai istri tiba tiba bilang :

" En, loe pingin ML sama suamiku......silahkan. gue pingin gantian nonton..."

.....Loh....kok malah gue?!!...
.........................



Jumat, 20 Januari 2017

reader's told me 50.all verry easy

Tony, Mglg

Jujur saja, sebagai suami aku bukan suami yang baik.

even sejak masih pacaran, aku  pacaran dengan beberapa perempuan, salah satunya istriku yang ini.

Keputusan menikah dengan istri  inipun lebih karena di hamil duluan.
jika tidak, aku  tidak tahu harus menikah dengan siapa.

bukan sesuatu yang aku banggakan, tapi itulah kenyataannya.

Ketika setelah menikahpun, tak menghentikan "kenakalan"ku.  Aku masih punya pacar lain, bahkan kadang ndak mutu juga,  mulai istri orang, istri teman, sampai PK karaoke juga kudekati.
Malu sebenarnya kalau mengingat kelakuanku dulu. Tapi aku tak tahu mengapa ini bisa terjadi,.

Seorang teman mengatakan, ini soal psikis, dimana aku dulu sampai SMA bukan type anak yang jadi bintang di sekolaj, i am totality ordinary.  bahkan sekedar namapun mungkin banyak yang tidak ingat

Setelah bekerja dan mendapatkan posisi bagus. memang semuanya jadi lebih mudah.

AKu tidak mengatakan bahwa semua tentang uang, lebih kepada bahwa uang memberi kepercayaan diri padaku secara berlipat lipat.

Istriku, ya. wanita yang baik,  dalam konsep, bahwa biarpun  sebelum menikahpun kami sudah melakukan ubungan sex. tapi, ia berubah ketika sudah menikah. Ia menikmati perannya sebagai istri, dan tak punya kegiatan yang aneh aneh.
Temannyaya itu itu saja, dan rata rata aku mengenalnya semua.
..kehidupan sex kami normal. Jadi sebenarnya apa yang aku cari di luar lebih ke pembuktian pembuktian semu.  Something like to show the power of man.

nothing more.
......
Saat istriku hamil dan melahirkan, memang kami sepakat untuk memeriksakan ke dokter teman kami.
lebih karena  , teman, dan ngobrolnya enak. bisa cari alternatif2 obat yang murah dan hanya yang perlu saja, sesuatu yang mungkin tidak didapatkan kalau ke dokter biasa......hajjjar.. :-D
..


Sari miment itu awalnya aku suka nyandain istri
" ntar kalau dokter main kerumah, ndak usah pakai rapi rapi. Pakai daster mini mu itu juga ndak papa" kataku.

" kok?"

" lha vaginamu aja dah disentuh2, palagi cuma paha. kenyang dia sudah". kataku sambil ketawa

istriku ketawa terpingkal pingkal,

I think its over, ternya berdampak juga.

saat suatu kali dokter datang ke rumah, santai saja istriku pakai daster tipis dan mini nya itu.
awalnya aku kaget saja, karena kupikir kemarin candaan aja, dan ndak taunya istriku mengira serius.

but.
Agak deg deg an juga sih lihat istri begitu di depan laki laki lain even itu teman sendiri.

meski istriku ya normal normal saja , ndak terkesan menggoda atau membuat gerakan mengada ada.

...

Namanya orang "nakal" , ya...aku juga punya temen laki laki yang sama sama nakal. no wonder.
Sebut saja namanya Andre.
Andre adalah partner in crime ku. kemana mana bareng aku kalau mau "nakal".

Satu kali, pas aku lagi jalan sama istriku, ditelpon andre, dia bilang lagi di karaoke sendirian, janjian sama orang, tapi mendadak dibatalkan.
kubilang, " wah, ndak bisa ndre,....ni gue sama istri"

andre jawab " udah ajak aja sekalian....lagian gue belum panggil PK

kutawarkan ke istri, dia OK., verry easy.

Di room karaoke, kulihat andre sendirian dengan ditemani sekaleng bir.

singkat kata, bernanyilah kita.

awalnya sama sama dududk di sofa.

lalu makin lama makin memanas, aku dan duet sama istri lagu lagu kesayangan kita, sampai aku capek. mang lain ditemani istri sama ditemani PK. :-D

Lalu saat andre menyanyikan lagu duet, kusurh istriku menemani.

Tiba tiba aku suka melihat mereka saling dekat, walau kulihat andre masih sedikit rikuh.

kubilang sama istriku.

" kasih andre goyangan mautmu, mah..."

Istriku tertawa, tapi lalu dia bergoyang seperti menggoda.
menggoyang pantatnya seperti penyanyi dangdut di depan andres.

Andre tertawa tawa, tampaknya salah tingkah...

" daaah..tempelkan aja pantatnya..." aku teriak...sambil nahan tawa

Istriku terpingkal pingkal lihat wajah andreas yangs enyum kebingungan

Tapi nurut saja istriku....dia menempel pantat nya menempel di depan andre.

Tangan istriku merengkuh tangan andres dan mengarahkan ke pinggangnya.

Busyet , aku jadi terangsang.
..
lalu malam menjadi pesta yang menyenangkan.
....
...

Sepulang dari karaoke , aku jadi sangat terangsang dan langsung menarik istriku ke kamar.

/////
..
Pas seru serunya dia oral penis saya, kuminta dia melakukan sambil nungging....... "Gue kokm kepikiran tadi, jadi pingin loe ml sama andre deh..."

sambil ngemut kulihat dia senyum2, sambil pantatnya digoyang2 seolah menerima tusukan dari belakang...

sampai disini, aku heran sendiri....
nggak seperti crita teman teman, betapa sulitnya ngajak istri swinger atau threesome

ni aku gampang banget.

kemana aja aku ni ya....sampe nggak kenal betapa istriku ternyata sangat menyenangkan untuk urusan ke liar an sex////

Keherananku ini aku ceritakan kepada andre

andre bilang..." ah kali itu basa basi aja, bro....ndak serius.......kalau cuma goyang di karaoke itu mah....biasa saja.....mungkin dia nyaman sama aku, karena dia tahu aaku ndak bakal kurang ajar....ada suaminya lagi....."

kupikir pikir benar juga ya....

" coba deh, kita ulang karaoke lagi, ndre......coba lihat seberapa beraninya istri gue...sampai limit dimana dia nolak..."
////


....
Seperti yang dijanjikan, aku booking room karaoke....dan istriku tidak kuberitahu rencana kami....kira kira setengah jam kubilang istri
"Ndak rame ...ndak ada andre...gue telp ya?..."
Istri ngangguk saja sambil nerusin nyanyi...

Kutelpon andre yang sebenarnya dah nunggu di parkiran. Gabunglah kita.

makin memanas , dan istriku tampaknya suka sekali mengulang kemarin. Menari sambil bergoyang dan pura pura menggoda andre...

jujur, karena mungkin pikiran dah kotor dari awal ya....aku langsung kunci pintu dari dalem....lalu kupeluk istriku dari belakang karena dia masih pegang mic dan lagi duet sama andre....aku nafsu bwneran.....
aku naikkan roknya...dan kuturunkan celana dalamnya.....iatriku membalik badan dan mencium bibirku.....kami berciuman...dan andre menyanyi sendiri...

kulihat sesekali andre melirik pantat istriku....

Aku lepas celanaku dan duduk disofa. Kuminta istriku mendudukiku dan menghadap kedepan.....dia nurut saja.
 Saat istri naik turun dan kuremas payudaranya....akhirnya andre ndak kuat juga.

"Wah..ndak enak saya...tak keluar saja ya? " katanya sambil nyengir...

" daah ndak usah disini aja.." kubilang. "Lepas aja clananmu biar dioral.."  sebenarnya spontan saja aku bilang. Bukan bagian dari rencana.

ntah karena andre juga nafsu berat...dia bener bener lepas clana. Agak kaget juga aku. Khawatir istri menolak.
Eh...ternyata tidak. Santai saja istri memegang penis andre dan memasukkan ke mulutnya.... gilak.

Sensasional juga....

Senakal nakalnya aku....blum pernah aku thresome. Sekali melakukan malah sama istri....gilak.

Tiba tiba istri melepas kulumannya.....
"Aku lepas baju aja ya pah...muncrat ntar kotor baju "....ooohhh boleh sekali....

akhirnya kami bertiga kami telanjang....berbagai gaya kami lakukan .....

...
Malamnya aku bbm dengan andre.....soal keseruan kita.
"Coba eh ndre ..gantian....besok istrimu ajak karaoke..."

"Ah..mana mau...dia mah...konvensional"


"Eee....aku dumu mikirnya istriku begitu...lu dah ngrasain emutannya.."

";hmmm...oke deh kucoba bilang...besok pagi kumabari..."

,,
Lega....one step lagi aku bisa setidaknya jika sama....di emut istrinya ..
yang ex awak kabin itu.......
..
menanti besok pagi...rasanya lama sekali....












Minggu, 01 Januari 2017

reader's told me 49.Trap



SV. somewhere

Halo para pembaca, salam kenal dari saya. Perkenalkan nama saya Rico, usia 27 tahun, dan saya memiliki seorang istri bernama Vita (25). Sampai dengan saya tau bahwa “jebakan swinger” telah dilakukan ke kami (saya&istri), saya benar-benar tidak tahu bahwa saya dan istri sudah melakukan yang nama nya silent swinger.

Pertengahan tahun 2013 saya menikah dengan istri saya, dan saya mengundang banyak rekanan dari kami. Salah satu nya adalah supplier dari tempat saya bekerja, Fonny (35), saya undang dan Fonny datang ke resepsi pernikahan saya dengan suami nya, Arnold (38). Saya tidak curiga apapun dengan mereka karena penampilan mereka sangatlah santun.

Sampai suatu saat, 3 bulan setelah kami menikah, saya tiba-tiba mendapat pesan di Blackberry Messenger saya dari Fonny, saya biasanya memanggil Fonny. Fonny dan suami nya sudah menikah 8 tahun tapi belum dikaruniai momongan. Percakapan dengan Fonny :
Fonny : Halo Rico, apa kabar?
Saya : Kabar baik, gmn, ada yang bisa saya bantu?
Fonny : Enggak, just say hello aja kok….khan pengantin baru, jadi harus digodain donk…hahahahaa
Saya : ahh Fonny bisa aja….btw gmn kabar Fonny, sehat khan?
Fonny : Sehat dan lancar2 aja kok…kpn2 kalau ada waktu ketemuan di luar yukk ky dulu.
Saya : Boleh2…
            (Saya tidak berpikir macam-macam karena memang dari dulu saya sering makan siang dengan lawan jenis untuk urusan bisnis)
Fonny : kira-kira kpn nich? (tiba-tiba Fonny ganti DP yang mnrt saya sangat seksi)
Saya : terserah, bsk siang jg blh….DP nya WOW bgt tuh! (respon saya karena melihat ganti DP)
Fonny : ok, km jmpt aku di rumah bisa nggak?
Saya : blh, tp ksh alamat rumah nya Fonny ya
Fonny : km suka DP q?
Saya : ya suka bgt lah, mana ada cow tahan lihat pic kaya gt,wkwkwkwkwkwkwkk…..
Fonny : dasar genit deh…
Saya : biarin…

Bsk nya jam 11.30 saya ke rumah Fonny. Sampai di dpn rumah nya, saya telpon Fonny, saya pikir dia sudah siap dan tinggal berangkat, tp tnyt Fonny keluar dengan daster rumah nya membukakan pintu dan mempersilahkan masuk. Aroma parfum nya sangat terasa dan ini sudah membuatku terangsang (saya paling tidak tahan parfum wanita yang enak aroma nya,hehehe…)

Fonny : dari mana Rico?
Saya : dari kantor
Fonny : oh ya, kantor mu dah sukses ya….
Saya : yaaaa lmyn lah
Fonny : km mau minum apa?
Saya : terserah aja

Saya ditinggal sebentar ke dapur untuk dibuatkan minum, 5 menit kemudian saya dihidangkan segelas jus melon. Lalu saya minum jus melon tersebut. Sambil menunggu, saya melihat-lihat majalah untuk mengusir kebosanan. Cik Fonny cukup lama berada di kamar nya, dan 15 menit kemudian saya melihat  Fonny sangatlah seksi dan sangatlah cantik menggunakan long dress yang sangat feminim. Mr.P q yang dari tadi sudah tegang semakin tidak karuan. Nggak tau kenapa, saya tidak bisa menahan diri dan langsung memeluk dan berusaha mencium cie Fonny dengan ganas nya. Yang saya heran, cie Fonny justru meladeni “serangan” saya ini. Saya dibawa masuk ke kamar nya dan mulai membuka baju masing.-masing. OMG! Fonny sangat cantik&seksi! Dada nya yang berukuran besar, dan bentuk nya sangat indah membuat saya benar-benar tidak tahan. Saya dioral dan karena sudah tidak tahan, tidak sampai 5 menit saya sudah keluar. Saya gentian mengoral miss V Fonny. Dan sampai akhirnya ML dan kurang-lebih 1 jam selesai. Ada perasaan puas dan lega setelah “bermain” dengan Fonny. Ada perasaan bersalah karena saya telah mengkhianati istri saya. Setelah itu, kami makan siang bersama dan saya antar pulang kembali.

10 menit setelah saya mengantar pulang c Fonny, saya mendapat BBm dari  Fonny, seperti ini :
Fonny : Rico, kamu nggak usah merasa bersalah, karena istrimu Vita juga melakukan hal yang sama dengan apa yang kamu lakukan dengan aku.
Saya : Maksudnya???
Fonny : mengirim video
Saya : Melihat isi video berdurasi kurang-lebih 7 menit yang isinya :
1.      Ada cow yang aku rasa itu adalah suami dari  Fonny di kamar rumah ku
2.        Istri ku mengoral dengan sangat liar ke cow itu
3.      Potongan video itu sampai mereka buka baju masing-masing (gambar kurang jelas dari diambil dari jauh)
Saya : Maksudnya apa ini????
Fonny : Aku&Arnold suami ku penggemar swinger.
Saya : swinger = tukar pasangan?itu maksud kamu?
Fonny : iya, kamu sendiri terangsang tidak melihat istri mu maen dengan suami ku?
Saya hanya membaca BBM tersebut karena masih bingung antara cemburu-marah-terangsang dan berkecamuk semuanya….
Fonny : Mau tidak 3some FFM kamu-istri km&aku?
Saya (sejenak saya berpikir dan tidak tahu harus menjawab apa) : Kalau aku mau, gmn cara membujuk istri ku?
Fonny : Serahkan pada kami
Saya : kami?mskd nya?
Fonny : kalau km mau 3some FFM dengan aku+Vita, km juga harus membolehkan suami q 3some FFM dengan aku&istri mu
Saya : terserah deh…..(sambil bener-bener nggak tahu harus ngomong apa lagi)

Awalnya saya mau balik kantor, tp saya putuskan langsung balik rumah. Sesampai di rumah saya lihat istri saya mandi di kamar mandi dpn kamar saya&istri. Istri saya kaget melihat saya tiba-tiba di rumah. Saya bilang ada flash disk yang tertinggal. Karena saya juga terangsang melihat istri saya yang hanya pakai handuk, saya langsung sergap dan kami bercinta. Nggak tau kenapa, aku&istri justru jadi super ganas, dan tidak seperti biasanya

reader's told me 48. Nasabah



AP somewhere


“Papa pengen liat mama bercinta sama cowok lain.”
Kalimat itu langsung terlintas dipikiranku. Beberapa kali kalimat itu diucapkan suami selesai kami bercinta. Itu adalah salah satu fantasi seksnya. Fantasi seks yang muncul dari menonton sebuah film bertema swinger. Aku ikut menontonnya saat itu. Tanggapanku selalu dingin setiap kali suami mengutarakannya, lagi dan lagi. Hanya saja, kali ini sepertinya fantasi itu adalah solusi untuk masalahku.
“Bagaimana Dit?”
Tersadarku dari lamunan. Kurasakan lagi belaian dipahaku. Tangan itu milik salah satu nasabah prioritasku. Sebut saja namanya Pak Pramono. Dia lebih senang kupanggil Pram atau Om. Pak Pram semakin mendekatkan duduknya. Tubuh kami kini hampir menempel. Kutepis secara sopan tangannya dari pahaku. Kupindahkan posisi dudukku sedikit menjauh.
“Biar saya pikirkan dulu ya Om.”
Dia tersenyum. “Baiklah, pikirkan saja dulu. Om tunggu jawaban kamu.”
Usia Pak Pram sudah lebih dari separuh baya. Hampir seumuran dengan ayahku. Itulah kenapa dia biasa memanggilku dengan panggilan ‘Dita’, tanpa embel-embel ibu atau mbak.
Pak Pram terkenal sebagai playboy. Salah satu incarannya adalah aku. Iya, dia memang ingin meniduriku. Sudah beberapa kali dia mengungkapkan maksudnya itu. Berbagai rayuan sudah digunakannya. Ajakannya itu terus kutolak. Kutolak secara sopan, tentunya. Bagaimana pun dia adalah nasabah bermodal besar. Hubungan baik harus tetap kujaga.
Kini upaya terakhir pun dipakai Pak Pram. Kontrak dengan bank tempatku bekerja sengaja ia pending. Padahal kini hanya tinggal tahap penandatanganan para pihak. Secara khusus dia meminta kepada atasanku, agar aku yang mengurus kontrak ini. Dia bilang padaku, syarat tanda tangan adalah tidur dengannya. Aku jadi serba salah dibuatnya.
Kutinggalkan kantor Pak Pram dengan perasaan kalut.
*****
“Aaahh..”
Suami mencapai orgasme diatasku. Spermanya dikeluarkan diperutku. Kami memang sedang menunda momongan. Hari itu kebetulan aku sedang subur. Metode coitus interuptus kami pakai, karena suami malas memakai kondom. Kami bersepakat untuk fokus pada karier dulu. Lagian kami masih termasuk pasangan muda. Belum setahun kami menikah. Suami menggulingkan tubuhnya, dan terlentang disampingku. Nafasnya masih memburu.
Jujur aku sedang tidak mood bercinta. Percakapan dengan Pak Pram siang tadi, terus terbayang dipikiranku. Hanya saja, kulihat malam itu suamiku begitu bergairah. Jadi aku berusaha untuk tidak mengecewakannya.
Kutinggalkan suami diranjang. Melangkah menuju kamar mandi, guna membersihkan diri. Kutatap kaca wastafel. Aku bingung bagaimana menyampaikan masalahku, tanpa menyinggung perasaan suami. Akhirnya terlintas sebuah ide. Kembali ke ranjang, aku berbaring disamping suami. Kubergelayut manja dipelukannya.
“Ih kok banyak banget sih keluarnya? Pasti bayangin mama bercinta sama cowok lain lagi ya?”
Suamiku tertawa kecil mendengar godaanku. “Kok tumben nih mama yang ngebahas soal itu, biasanya ngambek kalo papa bahas gituan.”
“Kan pengen tau aja..” pancingku, sambil mengelus dadanya.
“Nggak ah, ntar kalo mama ngambek papa juga yang repot.”
“Nggak kok, mama nggak bakalan ngambek. Janji deh.”
Berusaha kupancing suamiku. Berusaha agar dia mau mengungkap fantasinya lebih jauh.
“Ya udah. Papa itu pengen ngelakuin seperti yang kita tonton di film. Dua pasangan terus kita tukeran pasangan gitu, kan adil kesannya. Tapi papa nggak maksa mama loh, kan ini sekedar fantasi doang.”
Aku terdiam sejenak. Kutarik nafas pelan.
“Kalo mama menuhin fantasi papa gimana?”
Suamiku mengerutkan kening. Sepertinya dia heran dengan tanggapanku yang berbeda kali ini.
“Maksud mama?”
Mulailah aku bercerita tentang Pak Pram. Kuceritakan secara detail tentang tawaran nasabah prioritasku itu. Termasuk syarat yang diajukannya. Selesai bercerita, kutarik lagi nafas pelan. Aku bersiap menerima tanggapan suamiku. Apapun itu, amarah sekalipun.
“Boleh juga tuh. Asal mama nyaman aja sama cowok itu..”
Sedikit kaget kudengar tanggapan suami. Ekspresi wajahnya terlihat santai. Tidak seperti yang kubayangkan diawal. Sepertinya dia memang berniat sekali mewujudkan fantasinya.
“..dan dengan catatan juga, istrinya musti ikutan. Mama musti menekankan syarat itu ke nasabah mama. Kalo nggak ya kesepakatan batal.”
Aku sedikit lega. Paling tidak, sudah keluar apa yang jadi uneg-unegku. Kini tinggal masalah dengan Pak Pram. Kusiapkan kata-kata untuk disampaikan kepadanya. Sekalian mempersiapkan diriku sendiri. Apakah aku yakin dengan pilihanku ini. Kalau kesepakatan ini benar terjadi, maka ini adalah pengalaman pertamaku. Pengalaman disetubuhi laki-laki lain, selain suamiku.
*****
Tiga hari setelahnya, aku kembali ke kantor Pak Pram. Sebelumnya kuyakinkan lagi suamiku, tentang keinginannya ini. Dia mendukungku sepenuhnya. Aku pun jadi semakin yakin dengan pilihanku.
“Oh itu sih sama sekali bukan masalah. Istri Om pasti akan setuju, kan dia juga pernah threesome dengan Dina.”
Lagi-lagi aku terkejut dibuatnya. Dina adalah sekretaris Pak Pram, bahkan tadi aku sempat mengobrol dengannya. Keterkejutan pertama, saat dia mengaku istrinya juga melakukan hal yang sama. Biasanya istrinya melakukannya dengan laki-laki yang lebih muda, alias brondong. Benar-benar pasangan aneh, pikirku. Walaupun aku belum pernah bertemu dengan istrinya.
“Jadi kita sepakat?”
Tidak ada pilihan lain selain mengangguk.
“Bagaimana kalau besok? Besok kan weekend.”
Kembali aku mengangguk. “Tapi biar saya dan suami yang menentukan tempatnya,” tambahku.
“Tidak masalah. Kirimi pesan saja dimana tempatnya, kami akan datang.” Wajahnya terlihat sumringah.
Kesepakatan telah tercapai. Kukeluarkan berkas kontrak untuk ditandatanganinya. Pak Pram mengeluarkan pulpen, namun hanya menandatangani dua jilid terakhir. Kedua jilid itu adalah merupakan bagian arsipnya saja.
“Yang lain, akan Om tandatangani waktu kita bertemu lagi nanti,” dia tersenyum genit.
“Iya, tidak apa-apa Om.”
Kumasukkan lagi berkas-berkas itu kedalam tas. Ketika hendak bangkit dari sofa, Pak Pram mencegahku.
“Ada apa lagi Om?”
“Om sudah tanda tangan ‘tanda jadi’, kamu juga kasi Om ‘tanda jadi’ dong.”
“Maksud Om?” tanyaku keheranan.
Tanpa menjawab, Pak Pram mendekatkan duduknya. Seperti yang sudah-sudah, tangannya mendarat dipahaku. Dirabai pahaku sambil tersenyum. Aku pun paham apa yang dimaksudnya dengan ‘tanda jadi’. Kali ini kubiarkan saja. Bahkan saat tangannya merambah masuk kedalam rok, aku tetap diam. Sedikit demi sedikit ujung rokku terangkat. Saat celana dalamku sedikit mengintip, tangan itu meraba permukaannya.
Tak berhenti disana. Tangan Pak Pram yang lain membuka kancing blazerku. Disusul dengan kancing kemejaku, satu per satu. Begitu terbuka, dia menarik tangannya dari dalam rok dan meraba payudaraku. Masih tertutup cup bra, tentunya. Diciumnya bibirku sebagai aksi lanjutan. Dia melumat, aku pun balas melumat. Saat dia hendak merebahkanku disofa, aku mendorongnya pelan.
“Udah Om, cukup.”
“Loh, kenapa?”
“Saya kesini sama sopir, takut dia nungguin lama.”
Pak Pram tersenyum. Sepertinya dia mengerti alasanku. Dia membiarkanku merapikan diri. Hanya saat kami berdiri, dia sempat memintaku berbalik. Diangkatnya lagi ujung rokku. Kali ini dinikmatinya bongkahan pantatku. Diremasnya juga beberapa kali.
“Malam ini jangan bercinta dengan suamimu Dit, jaga stamina buat besok.”
Tersenyum aku mendengarnya.
Kami sempat berciuman lagi, sebelum aku berpamitan.
*****
Hari yang dinanti pun tiba. Pertama kalinya aku kebingungan memilih pakaian. Bahkan, memilih dalaman pun demikian. Sebenernya sama aja, toh terakhir semuanya akan terlepas juga. Hanya saja, untuk kali ini aku merasa harus yakin dengan penampilanku. Penampilan untuk sebuah momen ‘spesial’. Akhirnya aku memilih memakai dress. Menurut suami sih aku terlihat anggun memakainya.
“Itu mereka.”
Aku menunjuk sebuah meja. Suami mengikutiku mendekati meja tersebut. Pak Pram dan istrinya berdiri menyambut kami.
“Ini pasti Pak Hendra, saya Pramono..”
Pak Pram nyalami suamiku. “..dan ini istri saya, Siska.”
Suamiku menyalami wanita itu. “Hendra,” ucapnya. Begitu pun juga diriku. “Dita.”
Saat itu baru kutahu bagaimana rupa istri Pak Pram. Parasnya sangat cantik, dan masih kelihatan muda. Mungkin benar info yang kudengar, kalau Siska ini adalah istri kedua. Suamiku terlihat lega. Tadinya dia sempat was-was, kalau istri Pak Pram sudah ‘berumur’. Suamiku sepertinya tidak rela, menukarku seandainya bayangan itu benar.
Kami bercakap-cakap sambil makan malam. Kecanggungan yang sempat ada, langsung sirna. Istri Pak Pram ternyata supel dan easy going. Kami berempat bisa langsung nyetel, walau baru saja saling mengenal. Disela obrolan, Pak Pram akhirnya bersedia menandatangani seluruh kontrak. Aku tersenyum puas. Tidak terasa waktu pun beranjak semakin malam.
“Bagaimana kalau kita lanjutkan ini dikamar?” Pak Pram berujar.
Kami bertiga menyetujuinya. Kami pun beranjak menuju lift. Kamar yang suamiku pesan ada dilantai tiga.
“Oya, bill hotel sudah dimasukkan atas nama saya. Jadi Pak Hendra tidak perlu membayar lagi,” ujar Pak Pram saat kami memasuki kamar.
“Oh tidak perlu repot-repot begitu Pak,” balas suamiku.
Pak Pram tetap memaksa dengan keputusannya. Suamiku memilih mengalah. Dikamar itu ada sebuah bed yang sangat besar. Cukup untuk kami berempat. Sengaja suami memilih honeymoon suit guna menghabiskan malam. Pemandangan diluar sana juga teramat indah. Pemandangan lampu-lampu kota terlihat dengan jelas. Kami lanjutkan percakapan yang sempat terputus. Sambil meminum sampanye sebagai pesanan extra.
Sampai tahu-tahu aku sudah berciuman dengan Pak Pram. Demikian pula suamiku dengan Siska. Pertukaran pasangan pun resmi terjadi.
Entah karena alkohol yang kuminum, malam itu aku begitu bergairah. Mungkin juga karena kemarin aku tidak bercinta dengan suami. Malam itu, aku lebih cepat basah dari biasanya. Padahal Pak Pram baru merebahkanku diranjang. Beberapa ciuman dan remasannya langsung membuatku turn on. Dia pun mulai menelanjangiku. Sementara disebelah kami, kulihat suami juga mulai melucuti Siska.
“Aaahh.. aahh.. aahh..”
Desahan, erangan dan lenguhan memenuhi kamar. Pak Pram sudah menyetubuhiku. Bersyukur sempat kuingatkan dia memakai kondom. Penis itu adalah penis kedua, selama hidupku. Tidak ada kecanggungan sebagaimana kubayangkan sebelumnya. Semuanya mengalir begitu saja. Ditengah tindihan Pak Pram, aku menoleh ke arah suamiku. Dia terlihat tidak kalah bersemangat.
“Aaahh.. aahh.. aahh..”
Ranjang tempat kami bercinta, berguncang dengan hebatnya. Sampai akhirnya dia menjadi saksi pelepasan orgasme kami. Rasanya nikmat sekali.
Selepas itu, kami melanjutkan mengobrol. Membahas persetubuhan yang baru saja terjadi. Tidak ada diantara kami yang berpakaian. Kupuji keindahan tubuh Siska, begitupun dirinya kepadaku. Kulihat Siska mengatur bulu pubisnya dengan model brazilian waxing. Sesuatu yang bisa kutiru saat dibawah sana tumbuh lagi.
“Pak Hendra, tidak keberatan kan kalau ibu Dita saya ajak ke kamar sebelah?”
Suamiku sedikit keheranan. “Loh kamar sebelah dibooking juga?”
“Iya, tadi saya yang booking waktu datang. Silakan gunakan kamar ini dengan bebas bersama istri saya, kita ketemu lagi besok siang di lobi. Bagaimana?”
Sepertinya suamiku tidak keberatan. Aku dan Pak Pram berpakaian seadanya, dan melangkah keluar kamar. Ronde kedua pun akan berlangsung lebih privat. Pastinya juga akan lebih banyak variasi seksnya. Sebelum bersetubuh, Pak Pram menghadiahiku sebuah kalung emas. Aku terkaget dengan pemberiannya. Aku tidak kuasa menolak, karena dia memaksaku menerima hadiahnya itu. Jadilah kuhabiskan malam berdua saja bersamanya, dengan hanya kalung itu melekat ditubuhku.
*****
Setelah kejadian itu, kehidupan seks kami jadi kian membara. Kami lakukannya dimana pun ada kesempatan. Semangat suami jadi berlipat, dan semakin menggebu-gebu. Mungkin kami sudah tak bisa lagi menahan memiliki momongan, karena suami jadi sering keceplosan didalam. Aku tidak masalah dengan hal itu. Aku justru menikmati keperkasaannya.
Bagaimana dengan Pak Pram dan istrinya? Menurut suami, dia pernah bertemu lagi dengan Siska beberapa kali. Diantaranya diakhiri dengan persetubuhan. Dia menceritakan kepadaku setiap kali itu terjadi. Aku bisa menerima, karena aku juga melakukan hal yang sama. Setiap kali ada kontrak baru, Pak Pram akan meminta jatahnya. Demikian pula saat ada nasabah baru yang dia kenalkan. Ternyata dia banyak memiki link-link pengusaha besar. Tugasku pun kini jadi lebih mudah.
*****
“Ma, kok pulangnya malem lagi?”
Suamiku memelukku dengan mesra. Kami berciuman.
“Iya sorry pa, abis tadi ada meeting dadakan.”
“Mama capek nggak?”
Aku mengerutkan kening. “Capek sih pa, maunya rendeman dulu bentar. Emang kenapa?”
“Papa lagi horni banget nih, quicky bentar yuk.”
Tanpa menunggu persetujuan, suami membalikkan tubuhku. Dibuatnya aku menungging dalam posisi berdiri. Kupegang ujung meja rias sebagai tumpuan. Segera diangkatnya tinggi rokku. Digesernya sedikit g-string disana, sebelum memasukkan penisnya.
Dalam hati aku sedikit was-was. Semoga saja tadi cukup bersih kucuci vaginaku. Seorang mahasiswa baru saja menumpahkan spermanya disana. Untung pula tadi aku batal memberinya g-string yang kupakai. Pintanya sebagai kenang-kenangan. Kalau itu sampai terjadi, suami pasti curiga. Baru kukenal dia dua minggu yang lalu. Tadi adalah untuk pertama kalinya kami bercinta. Hasutan teman berhasil menggodaku mencoba penis brondong. Sensasinya ternyata memang berbeda.
Masih kurahasiakan dia dari suamiku. Masih kucari tahu, apakah dia punya pacar untuk berbagi. Maka untuk sementara, biarlah ini menjadi rahasia. Sssttt..